Padi

ketika gabah menjadi beras
ia cukup perlu tangan, kaki dan matahari
kerna hanya menguliti: sebulir apa
sesungguhnya jiwa padi

namun: ketika beras hendak menjadi nasi
ia perlu jiwa lain menyambutnya
kerna ia ada dalam tanak
yang tak tentu menjadikannya:
sempurna

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-Share Alike 2.5 License.