Aneka Putusan Perdata

KEP. MARI NO. 3021 K/PDT/1987 - 29.06.1994:

Dalam suatu perjanjian leasing ditentukan bahwa lesse dilarang untuk menyerahkan/memindahkan hak dan kewajibannya kepada pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis dari lessor.

Pihak ketiga megirim surat disertai surat pernyataan kepada lessor yang isinya menyatakan kesediaannya kepada lessor untuk mengambil alih kredit atas nama lesse yang kemudian diikuti pihak ketiga setiap bulan membayar angsuran kepada lessor hingga akhirnya berjumlah Rp. 61.393.500,-
Surat pihak ketiga ternyata tidak pernah dijawab secara tertulis oleh lessor, apakah menyetujui atau menolak pemindahan kredit dari lesse kepada pihak ketiga, namun kenyataannya uang dari pihak ketiga selalu diterima oleh lessor setiap bulannya.

Karena surat dari pihak ketiga tersebut tidak pernah dijawab secara tertulis oleh lessor, hal ini dinilai bahwa lessor tidak menyetujui kredit tersebut dialihkan kepada pihak ketiga. Keadaan yang demikian itu secara yuridis dianggap tidak ada persetujuan pengalihan kredit, sehingga tidak membebaskan lesse dari perikatannya dengan lessor. Konsekuensi yuridisnya pembayaran uang 61.393.500,- oleh pihak ketiga terhadap lessor adalah merupakan pembayaran yang dilakukan tanpa ada suatu kewajiban dan harus dikembalikan oleh lessor kepada pihak ketiga.

Kasus tersebut oleh MA adalah Overschuldidge Betalling ex pasal 1359 jo pasal 1360 BW dan bukan merupakan pembaharuan hutang (Novasi) ex pasal 1417 BW.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-Share Alike 2.5 License.